Cinta Memang Dahsyat!

Membicarakan sesuatu yang sangat pribadi kepada orang lain adalah sangat tabu bagi saya. Apalagi kepada orang yang nyata-nyata baru dikenal, dan sebagai lawan bicara pun bisa-bisa menilai buruk diri kita. Bisa jadi kita jadi orang yang dianggap tidak bisa menyimpan rahasia, buktinya rahasia pribadi ajah di obral ma orang lain. Nah berkaitan dengan itu sekarang saya mo bicara hal-hal yang sangat pribadi heheh. Emang bener saya termasuk orang yang sukar menyimpan rahasia, apalagi rahasia yang ada duitnya heheh...

Ingin sedikit berbagi cerita dengan urusan yang namanya cinta wah sedaaaap....heheh. Kadang merasa heran dengan urusan yang namanya cinta ini, sesekali merangkul kuat sekali, namun disaat berbeda menjauh dan kadang malas mengejar. Alasannya sih sederahana ngapain sih ngurusin yang begituan, emang gak ada kerjaan lain apah! Wah normal nggak yah bila punya sifat seperti itu. Kemalasan ini kadang tak beralasan, sehingga emosi lah yang mendominasinya, haruskah ku berobat! Kayaknya merasa sakit lebih baik daripada merasa sehat padahal komplikasi heheh. Emmm....cinta-cinta luar biasa kekuatannya, sehingga saking luar biasanya, saya sering berbuat tolol gara-gara cinta. Benci tapi rindu, sebel tapi pengen ktemu malah ingin memeluknya dengan kuat...aduuuh aneh sih suka jadi begitu. Kalo ebiet G Ade bilang iblis apa yang merasuk gara-gara cinta, tentu saya juga mengatakan demikian, gak tau setan apa yang merasuk sehingga sering berbuat tolol, yang pasti aq sesali sesudahnya.

Rupanya makna cinta sendiri begitu luas, dari mulai menyayangi seorang gadis lugu berparas eksotis walaaah, mencintai sedan BMW seri terbaru, ampe mencintai jabatan mentereng dibelakang nama sendiri. Semuanya memacu tindakan yang kurang lebih aq anggap ketololan (ini versiku lo!). Kadang rasa malu yang begitu menahun dalam diri lenyap seketika, berganti keberanian yang memalukan aduuuuuh!....semuanya gara-gara cinta. Kadang juga jiwa terhormat yang dipupuk bertahun-tahun agar menjadi karakter, ancur lebur menjadi sikap murahan tak beretika...ck!ck!...emang malu-malu in bangeth sih semuanya. Klo semuanya sudah terlanjur terjadi kadang ingin mengubur diri dalam-dalam kedalam perut bumi agar orang melupakannya hiks! maluuuuuu!!

Makanya ati-ati ajah ma tmen-tmen yang lagi dipeluk rasa cinta yang amat sangat, jgn sampe bikin yang tolol and malu-maluin kayak saya. Ntar nyesel bangeth and 100% frustrasi deh heheh...Artinya walaupun kita lagi bercinta ria, jangan lupa mengontrol diri, bahwa rasa malu itu masih ada dan tata nilai etika juga masih terjaga. Kita harus sadar bahwa kita selalu kembali ke titik nol ketika merenung. Kejadian masa lalu mustahil untuk di buang begitu sajah. Toh itu menjadi sebuah memori yang terlalu kuat untuk dilupakan. Kalo kita mampu mengontrol semuanya kayaknya penyesalan yang selalu datang terlambat dapat kita minimalisir...Kalo sekarang anda lagi mencintai seseorang gadis bo yah jgn terlalu berlebihan, ampe lupa ma tetangga yang kelaparan. Klo misalkan BMW terbaru anda begitu mengkilat dan bikin susah tidur takut tergores, bo yah jgn gitu-gitu amat apalagi ampe lupa ibadah ma yang Kuasa gara-gara bersihin mobil. Klo otak anda encer luar biasa syukuri juga sebagaimana yang di haruskan yang maha kuasa sebelum skizofrenia menyerang. Emmm terus klo istri anda cantik dan soleh yah syukuri saja sambil tidak terlupa bahwa dia makhluk sementara yang sewaktu-waktu bisa diam membisu tak bernyawa. Jadi semuanya menuntut sikap proporsional yang tidak berlebihan. Duh ngomong kayak ustadz ajah nih...yuk ah! (lagi menasehati diri)

Posted at di 1:42 AM on Tuesday, November 4, 2008 by Diposting oleh Heri Sandi | 0 komentar   | Filed under: