Memberi vs Menerima

Setiap hidup apapun keadaannya adalah sebuah pilihan, begitu orang sering bilang.Setiap kita dalam menjalani kehidupan tentu mempunyai sebuah tujuan. Setiap tujuan manusia tidak terlepas dari konsep diri. Kebahagiaan
adalah sebuah tujuan tertinggi setiap individu manusia begitu katanya. Tidak ada manusia yang senang hidup dengan penderitaan di dunia ini, semuanya ingin bahagia, terkait jasmaninya maupun rohaninya.

Banyak cara manusia meraih hal tersebut, ada yang berburu harta, tahta sebanyak-banyaknya dengan segala macam cara ditempuhnya.Sikut kiri-kanan peras keringat banting tulang,kawan jadi lawan, langgar aturan dan sebagainya.Karena dirinya berpendapat bahwa harta,pangkat,jabatanlah yang mampu membahagiakan dirinya.Namun ada juga yang memperbanyak karya dalam hidupnya demi memanusiakan dirinya.Karena dengan berbuat hal itu dirinya berpendapat bahwa kebahagiaan akan mampu diraihnya.Dengan karya yang mampu menjadikan kehidupan manusia disekelilingnya lebih baik, dan dengan nilai-nilai itu berharap meraih investasi untuk hari dimana dia dibangkitkan menuju kehidupan yang lebih kekal.

Semua aktivitas, apapun bentuknya dilakukan manusia untuk memuaskan keinginannya.Setidaknya ada satu nilai yang menjadi catatan, bahwa kita tidak terlepas dari aktivitas memberi dan menerima. Kebanyakan manusia senang menuntut sesuatu kepada orang lain. Apalagi terkait dengan sesuatu yang sulit dirinya raih. Keinginan mendapatkan sesuatu dengan cara mudah sepertinya hampir semua manusia berkeinginan seperti itu. Makanya tidak heran dalam kehidupan ini mayoritas manusia lebih banyak menuntut daripada berkontribusi dalam kehidupan.

Menciptakan kesadaran lebih banyak memberi dalam diri kita bukanlah hal yang mudah, namun juga bukan hal yang terlalu sulit untuk dilakukan. Sebuah komitmen dalam hal apapun sangat diperlukan, termasuk komitmen yang satu ini. Dengan segala keterbatasan kita adalah satu perbuatan mulia ketika kita hidup berusaha untuk lebih banyak memberi daripada menerima, baik berupa harta,karya, tahta, fikiran dan lain sebagainya. Kebahagian sejati adalah ketika melihat orang lain bahagia, dan adalah sebuah kesenangan tersendiri ketika melihat kehidupan ini semakin hari semakin lebih baik, mudah-mudahan semakin kita banyak berkontribusi dalam kehidupan kita, siapapun, apapun yang ada di sekeliling kita setiap hari merasakan manfaatnya dan tentunya menuju keadaan yang lebih baik,itu tentu yang kita harapkan.

Posted at di 6:12 PM on Tuesday, October 14, 2008 by Diposting oleh Heri Sandi | 0 komentar   | Filed under: