Dari Hal Biasa Bisa Lahir Ide Luar Biasa

Ide itu bisa datang darimana aja, dari sesuatu yang baik,bahkan dari sesuatu yeng jelek pun bisa muncul ide yang baik. Apa yang kita lihat, dengar, raba, rasa semuanya jadi sumber inspirasi pemikiran kita. Tidak ada yang tidak bermanfaat dalam hidup kita, apapun itu. Kita harus belajar membiasakan diri untuk pandai mentranspormasikan segala hal, untuk menjadi sumber inspirasi kita dalam berkarya. Selalu belajar berfikir integral untuk setiap pemecahan masalah yang kita hadapi. Seperti apa yang saya dapat dalam perkuliahan Proses Kreasi dan Apresiasi, bahwa kita harus memaksimalkan peran seluruh belahan otak. Kita tidak bisa hanya memaksimalkan salah satu bagian otak saja, karena semuanya tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, tapi saling mendukung.

Kita diciptakan dengan segala kesempurnaan yang luar biasa, dan tentunya kita mampu menciptakan sesuatu yang luar biasa. Mengambil manfaat dari setiap pengalaman kita bukan merupakan pekerjaan yang sulit. Tapi kadang kita terkesan mempersulitnya, dengan dalih ilmiah, ataupun hal lain yang menuntut objektivitas. Padahal katanya memperhalus ide itu jauh lebih mudah daripada menemukan ide yang baru. Kita selalu menginginkan sesuatu yang serba spektakuler, tapi malas melakukan hal yang kecil-kecil dan ringan terlebih dahulu. Padahal menurut ahli motivasi katanya sukses besar itu lahir dari sukses yang kecil-kecil. Tidak jauh berbeda dengan ide atau gagasan, gagasan yang luar biasa bisa lahir dengan dimuali ide yang biasa-biasa namun dikelola dengan baik.

Memaksimalkan ruang berfikir kita, bukan pekerjaan sulit. Setiap orang sudah dibekali dengan perangkat yang sangat mendukung untuk melakukan itu. Kita punya panca indera yang luar biasa, mata mampu mengamati, hidung untuk mencium, dan lain sebagainya. Semuanya menjadi perangkat penting kita untuk menangkap apapun yang ada disekitar kita dan merekamnya dalam memori sebagai source untuk melahirkan ide-ide baru. Banyak yang berkecimpung dalam dunia berkesenian meraih popularitas hanya berbekal ide-ide sederhana yang ada disekitarnya. Berbekal pengamatan yang baik mampu menginspirasi, sehingga lahir ide yang cerdas dan membumi. Dalam pola persaingan hidup yang begitu ketat, dengan perjalanan waktu yang begitu cepat,kemampuan merekam untuk menciptakan sesuatu yang beda sangat penting dimiliki saat ini. Dalam dunia bisnis misalnya, ada ungkapan kalau mau sukses harus menjadi yang pertama, menjadi yang terbaik, dan menjadi yang berbeda. Kalau gak bisa memenuhi salah satunya bersiaplah untuk mati.

Menghasilkan perbedaan merupakan pekerjaan yang gampang-gampang susah karena harus didukung perangkat lainnya, selain ide itu sendiri. Dimana disitu harus ada keberanian menentang arus, dan lain sebagainya. Namun dalam perkembangannya setiap manusia selalu menginginkan sesuatu yang baru dan berbeda. Semua itu merupakan pengaruh dari budaya yang terus maju, dimana masyarakat sudah semakin cerdas dengan tingkat intelektualitas yang terus meningkat. Faktor lainnya juga sebagaimana sudah sangat kita sadari, kita terbelenggu dalam ruang informasi yang begitu padat, sehingga kita sudah tidak mampu merekam semuanya, hanya yang berbeda dan menarik perhatianlah yang mampu kita ingat. Untuk mewujudkan semua itu bisa bermula dari segala sesuatu yang berada di sekitar kita. Mari pertajam pengamatan kita, untuk menemukan berlian dalam kumpulan emas........

Posted at di 7:04 PM on Thursday, July 3, 2008 by Diposting oleh Heri Sandi | 0 komentar   | Filed under: