Tanggung Jawab Profesi

Kalau ditanya masalah profesionalisme, sebagai seorang yang bergelut disatu bidang tertentu tentu akan sangat antusias sekali merespon apapun yang berhubungan dengan itu. Setiap orang memiliki passion masing-masing, yang salah satunya di realisasikan dalam profesinya. Keterlibatan emosi dalam dalam menjalani sebuah profesi merupakan sebuah keharusan menurut saya. Tidak bisa dibayangkan ketika seseorang menjalani sebuah aktivitas yang dilakukan rutin setiap hari, namun jiwanya tidak ikut terlibat didalamnya, hanya raganya saja yang lelah bergerak yang terkadang melebihi batas kemampuannya.

Sebagai seorang karyawan, setiap orang punya tanggung jawab masing-masing atas dirinya, dalam rangka memenuhi segala kewajibannya. Ada sebagian karyawan yang saking merasa dirinya bertanggung jawab untuk memajukan perusahaan, terkadang lupa akan profesinya sendiri. Sehingga kontribusi akan profesinya sangat kecil, karena disibukkan oleh sesuatu yang jelas-jelas bukan tanggung jawabnya. Seorang profesional menurut saya seharusnya lebih mementingkan bagaimana mengembangkan dirinya, untuk lebih memberikan kontribusi sebanyak-banyaknya untuk profesinya yang tentu secara tidak langsung memberikan efek menguntungkan bagi perusahaannya tersebut.

Sebagai contoh mungkin diri saya yang mengaku sebagai desainer, tentu harus lebih banyak berfikir bagaimana mengembangkan diri pribadi sebagai desainer, untuk menghasilkan karya yang selalu lebih baik dari setiap pekerjaan. Karya-karya yang penuh dengan nilai eksploratif, yang dilatarbelakangi dengan wawasan dan cara pandang yang sangat luas. Semua itu tentunya hanya dapat dicapai dengan banyak melakukan riset, eksplorasi, baik secara teknis maupun teoritis. Dengan semakin luas wawasan keprofesian kita, tentu akan semakin banyak solusi yang dapat kita ciptakan. Begitu halnya dengan profesi lain yang tidak jauh berbeda.

Kadang ada sesuatu yang menurut saya agak lucu, dimana ada seorang yang sangat peduli sekali dengan perusahaan dimana dia bekerja, sehingga hari-harinya banyak bicara mengenai perkembangan terkini mengenai perusahaannya, mulai dari hal-hal yang bersifat menggembirakan sampai yang bersifat menyedihkan. Tapi kadang dirinya lupa untuk lebih mengembangkan dirinya kearah yang lebih profesional, dimana nilai lebih akan dicapainya. Sehingga kontribusi, yang merupakan wujud tanggungjawab akan profesinya sangat sedikit sekali, malah hanya sebuah aktivitas ritual yang tanpa makna saja, karena jiwanya melayang entah kemana ;).

Sebagai manusia yang mencintai profesinya, tentu banyak cara untuk lebih meningkatkan citra diri kita di dalamnya. Upgrade ilmu tentunya harga mati, menambah kemampuan teknis tidak bisa kita pandang sebelah mata. Dunia selalu berkembang dari detik ke detik, semuanya menuntut perhatian kita. Kehidupan sekaranga tentu akan sangat berbeda dengan kehidupan sepuluh tahun kedepan. Untuk menyongsong semuanya itu perlu persiapan. Tidak ada kata terlambat untuk siapapun, dimanapun, kapanpun. Jauhkan kata TIDAK! dari pemikiran kita. Jangan menjadi orang-orang kalah yang hanya banyak mengeluh tanpa berbuat. Berbuat untuk profesi kita baik, baik, dan selalu lebih baik.

Posted at di 6:02 PM on Wednesday, June 18, 2008 by Diposting oleh Heri Sandi | 0 komentar   | Filed under: