Sumber Ide

Sumber-sumber ide banyak sekali di sekeliling kita, mulai dari pengalaman yang bersifat pribadi, kolektif maupun hal-hal yang kita lihat sehari-hari. Kadang kita suka mempersulit diri dengan terlalu mengekang pada bahan-bahan yang bersifat “benda referensi”. Apakah itu berupa buku-buku portfolio, kliping dan sebagainya. Kadang kita lupa akan aset memori yang ada dalam otak kita. Begitu banyak data dalam kepala, namun kita kurang begitu cerdas merangsang, dan menyajikannya data-data tersebut.

Menghasilkan ide-ide cerdas orisinal, bukan sesuatu yang membungbung tinggi untuk diraih. Namun perlu perjuangan dan kerja keras untuk menyajikannya. Mulai dari faktor psikologis yang menyangkut rasa percaya diri dan keberanian, juga faktor kecerdasan intelektual yang jeli melihat inti persoalan. Ketika semua faktor bersinergi bekerjasama, maka ide-ide brilian tidak mustahil kita lahirkan.

Kita sering berdecak kagum dengan hasil karya orang lain, dan dengan spontan mulut kita berucap “gila keren banget”, namun kadang kita terlalu dimanja dengan hal-hal yang seperti itu, dimana kita hanya sebagai penikmat , sehingga kita lupa akan diri kita sendiri yang belum menghasilkan apa-apa. Kita sungguh dermawan memberi pujian akan-akan karya-karya fenomenal orang lain, tapi diri kita sendiri hanya seorang manusia yang tidak mampu menghasilkan apa-apa.

Harus kita sadari semua manusia sama, dilahirkan dengan segenap keistimewaan, yang diberikan Tuhan untuk menyelesaikan kehidupannya. Seluruh perangkat kreatif dalam diri kita begitu luar biasa, Kecanggihannya dapat dibuktikan dengan mampu bertahannya manusia untuk hidup di muka bumi sampai sekarang. Potensi-potensi ini seyogianya dirangsang untuk bangkit, tidak dibiarkan untuk tidur. Karena apabila raksasa ini bangun, niscaya kita mampu melukis seluruh daratan dunia ini dengan karya-karya luar biasa.

Mari kita pertajam fikiran kita, ingatan kita, penglihatan kita, rabaan kita, serta pendengaran kita, untuk lebih sensitif dan bisa melihat sesuatu yang tidak dilihat orang. Saatnya berbuat sesuatu ketika orang enggan untuk berbuat sesuatu. Kreatifitas tidak ada diluar diri kita namun selalu menyatu dalam diri kita.

Posted at di 11:11 PM on Monday, April 28, 2008 by Diposting oleh Heri Sandi | 0 komentar   | Filed under: